Selasa, 08 Agustus 2017

Kenapa Tidak di Syukurin aja?

Siapa yang tidak pernah merasa kesepian? Sepenting apapun orang didunia ini pasti pernah merasakan kesepian.
 Apalagi gue, yang jomblo udah dari lahir.
Terkadang ku berpikir, kenapa hidupku begitu menyedihkan, sunyi, sepi, tidak berwarna, dan kalaupun berwarna layaknya tv lama. Kalian taukan siaran tv lama gimana warnanya? Yap, hitam putih, tidak menarik. Tapi sekali lagi ku berpikir, kenapa ya? kok bisa ya? Sekali lagi, kok bisa ya, hidup ku gini-gini amat?
Setelah berpikir secara mendalam, merenung, serta meratapi, akhirnya aku menemukan jawabannya.
Ternyata aku hanya kurang bersyukur..... Yap, bersyukur, simple mengatakannya namun sering terlupa, padahal apa bila kita sering bersyukur maka hal yang buruk bisa menjadi biasa, dan hal yang biasa bisa menjadi luar biasa....
Mantapkan? Itulah yang ku dapatkan setelah berpikir secara mendalam.
Terlintas dalam pikiran ku. Oh diri ku, kenapa kau begitu menyedihkan? Padahal kamu sudah mempunyai apa-apa saja yang dibutuhkan untuk hidup, kamu mempunyai keluarga, lihat betapa banyak remaja-remaja seusia kamu yang terjerumus ke dalam gelapnya dunia malam. Kenapa mereka bisa terjerumus? Karena mereka kurang rasa kepeduliaan dari keluargannya. Kamu mempunyai tempat tinggal, lihat betapa banyaknya orang tua, anak-anak yang tidak memiliki tempat tinggal, mereka mengigil kedinginan di kala malam ketika mereka ingin tidur, mereka mencari kardus-kardus untuk di jadikan selimut dan bantal, Sedangkan kau? Hangat didalam rumah mu. Kamu juga tidak perlu memikirkan "Apa yang ku makan bseok ya?" atau "Apakah aku bisa makan besok ya?" Dan lain sebagainya. Tapi diri mu masih sering mengeluh, Oh, kenapa hidup ku begitu sunyi? Oh mengapa hidup ku begini? Itu karena kau jarang bersyukur, apabila kamu sering bersyukur terhadap apa pun yang kamu miliki, apa pun itu, maka hidup mu akan lebih berwarna, lebih berkesan dan lebih berarti.

Silahkan berikan komentar dan masukkan, atau yang ingin berbagi pengalaman hidup, silahkan di komentar, kita saling memotivasi satu sama lain, karena kita makhluk sosial.